Aspirasi Pedagang Cabai di Pasar Temanggung

"Aspirasi Pedagang Cabai di Pasar Temanggung"

Ternyata upaya pemerintah dalam rangka pengalihan harga BBM sangat berpengaruh terhadap kenaikan harga Cabe dipasaran, khususnya di Temanggung. Minggu 7 Desember 2014. berdasarkan Reset pasar di pasar Kliwon Temanggung membuktikan bahwa kenaikan harga cabai sangat mempengaruhi penjual. berikut ini pemaparan dari ibu Fitri salah satu pedangang cabai di pasar, " Semenjak Harga Cabai Naik, Penjualan Menjadi Sulit dan Rata-rata pembeli juga tidak membeli dalam jumlah banyak, Akibatnya saya jadi banyak Merugi".



Pedangan lain yang juga merasakan efek dari kenaikan harga cabai adalah ibu Sum yang mengatakan bahwa "Akibat kenaikan harga cabai, banyak  cabai yang busuk sebelum habis di pasaran, sehingga harus di pilah-pilah dan diantara yang bagus dan yang busuk lebih banyak cabai yang busuk" .

Imbas dari kenaikan  harga cabai yang mencapai hampir 50% juga berpengaruh terhadap pedagang yang menggunakan cabai untuk mendukung penjualannya, salah satunya adalah pedagang Bakso. Berikut komentar dari para penikmat bakso "Akibat dari kenaikan harga Cabai sekarang Sabelnya kurang pedas juga jadi rasa dari bakso kurang nikmat". Jadi dapat disimpulkan bahwa kenaikan cabai sangat dirasakan oleh kalangan Konsumen khususnya para pedagang Cabai dan pedagang yang menggunakan Cabai, karena harga Cabai dari distribusi itu sendiri sudah tinggi yaitu Cabai Hijau Rp.18.000,- per kg, Cabai Rawit Rp.50.000,- per kg, dan Cabai setan Rp.70.000,.


0 komentar