Diklat Bantara dan LDMK Dewan Ambalan

         Hari Rabu – Jum’at, tanggal 19-21 Juni 2012 adalah perjuangan calon penerus dewan ambalan, di mana mereka akan di didik baik secara fisik maupun mental, di latih untuk menjadi individu atau generasi penerus yang lebih baik.
Hari Pertama memulai breafing dari panitia maupun planning para peserta diklat dan LDMK, memulai pemberangkatan jam 07:00 yang akan di laksanakan di SMP Negeri 1 Tembarak, jam 08:00 semua peserta mengikuti upacara pembukaan kegiatan diklat bantara dan LDMK, serta di lanjutkan dengan mengampu adik kelas peserta yang semua adalah siswa-siswi SMP Negeri 1 Tembarak. Kemudian season dalam ruangan, tepatnya di balai desa Tembarak, seberang di laksanakannya diklat. Di isi oleh Kak Bayu Dwi Jadmika, Kak Muchyatno Subiyanto, Setelah season dalam ruangan, Acara di lanjutkan dengan Manajemen Perjalanan yang di isi oleh Kak Bayu setioko, kak Hendri, dan Kak S.Nadzirin serta pelatihan PBB oleh Kak Selva, Kak Siti Fatmah, dan Kak Rosa Retno S, waktu semakin bergulir, acara di selingi dengan istirahat dan di lanjutkan dengan ISHOMA. Malam hari masih season dalam ruangan, di isi oleh Kak Agung Sulistyo, Kak Dani, dan Kak Damar Kuncorotentang unsur-unsur dalam kepemimpinan seperti Attitude, Kerja sama, Kedisiplinan dll, dan di lanjutkan dengan Game Pemecahan Masalah sampai pukul 23:30.
         Hari Kedua, sekitar pukul 04:00, peserta bangun, dan langsung beranjak ke mushola untuk melakukan ibadah Sholat shubuh dan di lanjutkan dengan Olahraga, selanjutnya sekitar pukul 09:00, di lanjutkan dengan Pelatihan Materi Semaphore, Morse dan game yang di pimpin oleh Kak Fauzi Ade dan Kak Siwi. Sesudah itu di lanjutkan dengan outbond dengan rute yang cukup jauh. Para Peserta di rias sedemikian rupa dengan maksud sebagai Kamuflase, agar tidak di kenali oleh masyarakat sekitar. Start dari lapangan sebelah kantor kecamatan Tembarak, para peserta banyak sekali menemukan rintangan, namun itu di bertujuan untuk melatih kedisiplinan, kekompakan, ketahanan fisik para peserta, dan sesi itu berakhir pada pukul 12:00 yang di lanjutkan dengan ISHOMA. Sesudah itu di lanjutkan dengan pelatihan PBB kembali, Kali ini oleh Kak Yayan. Setelah itu, agar fikiran para peserta refresh kembali, di lanjutkan dengan Outbond oleh Kakak Pembina, Kak Sukamti, outbond kali ini sangat menarik, yaitu memasukan air ke dalam botol 1,5 liter dengan menggunakan tangan, acara juga di lanjutkan dengan outbond dari kakak-kakak panitia, di mana para peserta mengambil secarik kertas, dan menirukan suara dari binatang yang telah tercantum di kertas tersebut, dan yang lebih sulit lagi adalah para peesrta harus menutup mata mereka dan menemukan kelompok berdasarkan kategori hewan yang telah di tirukan oleh peserta tersebut dan outbond tersebut berakhir sampai pukul 18:00 dan di lanjutkan dengan ISHOMA dan Materi Survival dan Jalan Malam, Namun Keadaan yang kurang mendukung, hujan yang di sertai petir menyebabkan acara di tunda dan di persiapkan untuk esok hari, para peserta pun menggunakan waktu sebaik mungkin untuk beristirahat.
                Hari ketiga, pukul 04:00, Plannaing para peserta untuk kegiatan selanjutnya yaitu jalan malam, dengan rute yang lumayan jauh, dengan perbekalan yang cukup banyak, seperti senter, kemudian perlengakapan pribadi, bahan logistik telah di persiapkan oleh tiap sangga. Para peserta di arahkan di pos pemberangkatan oleh para panitia, seperti rute perjalanan. Di tiap pos di sediakan materi dengan maksud memberi test kepada para peserta sesuai materi yang telah di berikan pada waktu-waktu sebelumnya. Jalan yang cukup terjal, suasana gelap telah di lewati oleh para peserta, memberi rasa kebersamaan, saling menjaga terhadap para peserta diklat dan sesi itu berakhir sekitar pukul 09:00 dan di lanjutkan dengan sesi wawancara oleh para panitia terhadap para peserta dan penyerahan Badge Bantara, waktu yang sangat terkenang di benak para peserta ketika isak tangis, air mata terurai dari para peserta, dan rasa terharu, bangga dan tentunya badge itu memberi kesan beban tanggung jawab akan amanah yang telah di berikan, dan selanjutnya di lanjutkan dengan jabat tangan para peserta dengan panitia dan di lanjutkan dengan Ibadah Sholat Jum’at dan Makan bersama panitia dan peserta diklat. Dan akhirnya sekitar  jam 14:00, acar di akhiri dengan Upacara penutupan dengan di tandai dengan pelepasan tanda peserta diklat dan LDMK.
Tentunya Acara ini berhasil karena persiapan para peserta, dan paling intinya adalah para panitia yang telah mempersiapkan dengan baik dan matang, terkhusus Kak Muhammad Syarofudin dan Kak Dwi Hana yang saat ini beradadi rumah sakit. Kak Syarofudin atau yang biasa di panggil Kak “Udin” ini mengalami Kecelakaan dan Masih Koma, sementara Kak Dwi Hana, menderita penyakit usus buntu, dan harus menjalani Operasi. Oleh Karena itu kita sama-sama mendo’akan mereka agar mereka lekas sembuh seperti sedia kala dan bisa bergabung dengan teman-teman DA semua. Cepatlah sembuh Kak udin, kak Hana, kami menanti canda tawa kalian  di sini, menanti kalian agar bisa bergabung bersama kami, dan tak henti-hentinya kami bermunajat pada Allah SWT demi kesembuhan kalian, semoga do’a ini, kalian bisa sembuh dan tahu betapa kami mebutuhkan kalian tuk berada di samping kami, berjuanglah kawan !
Salam Pramuka,,,